Warna uptime dan status
Bagaimana uptime dihitung?
Uptime sebuah komponen dihitung selama satu periode waktu dan periode bawaannya adalah 90 hari; jika tidak ada gangguan dalam periode itu, uptime-nya akan 100%.
Untuk menghitung uptime komponen, kami menghitung durasi gangguan dari waktu mulai hingga waktu gangguan itu diselesaikan.
Bobot gangguan sebagian dalam perhitungan ini adalah 30% dari bobot gangguan besar, karena gangguan besar memengaruhi semua pengguna tidak seperti gangguan sebagian, dan penurunan performa tidak memengaruhi uptime sebuah komponen.
Berikut contoh untuk periode 90 hari:
Total outages duration = Major outages duration in minutes +(0.3 * Partial outages duration in minutes)Total minutes = 90 * 24 * 60Uptime = ((Total minutes - Total outages duration) / Total minutes) * 100
Bagaimana warna status ditentukan?
Warna status bawaan adalah hijau, kuning, oranye, dan merah, meskipun Anda bisa menyesuaikan warna status agar cocok dengan merek Anda.
Seiring downtime bertambah, warna status berubah dari hijau ke kuning ke oranye dan terakhir merah, dan setiap warna menjadi lebih pekat seiring bertambahnya menit downtime.
- Dari 1 sampai 20 menit, warnanya menjadi lebih kuning.
- Dari 20 sampai 40 menit, warnanya menjadi lebih oranye.
- Dari 40 menit ke atas, warnanya menjadi lebih merah.


