Pemantauan Cron

Monitor cron memungkinkan Anda melacak pekerjaan terjadwal (seperti pencadangan, pemrosesan batch, atau skrip berulang) dan mendapat notifikasi jika pekerjaan itu tidak berjalan tepat waktu. Ini membantu Anda memastikan proses latar belakang yang penting selalu berjalan sebagaimana mestinya.

Sama seperti monitor lainnya, saat sebuah cron job gagal, Anda bisa berkolaborasi dengan tim untuk menyelesaikan insidennya dan, jika mau, memperbarui halaman status Anda.

Berikut contoh tampilan daftar monitor cron Anda:

Daftar monitor cron

Fitur utama

  • Memverifikasi bahwa cron job Anda berjalan tepat waktu (menggunakan ping dari pekerjaan Anda).
  • Mendapat peringatan jika sebuah pekerjaan terlambat atau tidak selesai.
  • Terintegrasi dengan Slack, email, SMS, panggilan telepon, dan lainnya untuk peringatan.

Saat Anda mengeklik sebuah monitor cron, Anda bisa melihat detail lebih lanjut:

Detail monitor cron

Menambahkan monitor cron pertama Anda

Untuk menambahkan monitor, buka proyek Anda → Monitor → Tambahkan monitor.

Tambahkan monitor

Jenis monitor

Pilih Cron/Heartbeat sebagai jenis monitornya.

Jenis monitor cron

Sebuah URL unik akan dibuat untuk Anda. Cron job Anda harus mengirim permintaan HTTP (HEAD, GET, atau POST) ke URL ini setiap kali dijalankan.

Monitor dianggap berhasil jika

Monitor cron berhasil bila pekerjaan Anda melakukan ping ke URL yang dibuat sesuai jadwal. Anda bisa mengonfigurasi:

  • Periode: Seberapa sering pekerjaan harus dijalankan (mis. setiap 15 menit).
  • Tenggang: Waktu tambahan yang diberikan sebelum pekerjaan dianggap mati.

Jika periode tercapai dan pekerjaan tidak melakukan ping, monitor akan ditandai menurun.

Jika tenggang tercapai dan pekerjaan tidak melakukan ping, monitor akan ditandai mati.

Anda bisa menyiapkan peringatan untuk mendapat notifikasi saat sebuah pekerjaan gagal, menurun, atau pulih.

Menandakan kegagalan

Terkadang Anda ingin menandai sebuah pekerjaan sebagai gagal secara eksplisit, meski pekerjaan itu berjalan dan sudah melakukan ping ke monitor.
Anda bisa melakukannya dengan mengirim permintaan ke URL monitor dengan tambahan /fail.

Ini berguna jika skrip Anda mengalami galat dan Anda ingin Instatus segera mencatat pekerjaan itu sebagai gagal.

  • Ping keberhasilan: https://cron.instatus.com/your-unique-url
  • Ping kegagalan: https://cron.instatus.com/your-unique-url/fail

Saat sinyal kegagalan diterima, monitor akan ditandai mati, dan peringatan akan langsung dikirim sesuai pengaturan peringatan Anda.

Mengukur waktu eksekusi pekerjaan

Anda bisa mengukur berapa lama pekerjaan Anda dieksekusi dengan mengirim dua permintaan:

  1. Sinyal mulai: Kirim permintaan ke /start saat pekerjaan Anda dimulai
  2. Sinyal berhasil/gagal: Kirim permintaan ke URL dasar saat pekerjaan Anda selesai atau gagal
  • Ping mulai: https://cron.instatus.com/your-unique-url/start
  • Ping keberhasilan: https://cron.instatus.com/your-unique-url
  • Ping kegagalan: https://cron.instatus.com/your-unique-url/fail

Selisih waktu antara sinyal mulai dan sinyal berhasil akan dicatat sebagai waktu eksekusi pekerjaan. Ini membantu Anda melacak performa dan mengenali pekerjaan yang berjalan lebih lama dari perkiraan.

Jika pekerjaan Anda gagal setelah mengirim sinyal mulai, kirim sinyal kegagalan alih-alih sinyal keberhasilan agar ditandai gagal namun waktu eksekusinya tetap tercatat.

Selamat, Anda sudah menambahkan monitor cron pertama Anda!